Printer Epson L210 Berkedip indikator tintanya

Mengatasi masalah printer epson L210 berkedip indikator tintanya padahal tintanya penuh (belum lama baru diisi ulang).


Printer Epson model L210 adalah salah satu printer dari epson yang terkenal ekonomis karena menggunakan tinta yang dapat diisi ulang oleh kita sendiri yaitu kemasan botol yang memang asli dikeluarkan oleh Epson yang harganya relatif  murah jika dibanding dengan printer lain yang mengharuskan kita mengganti cartridge apabila  tintanya habis. Di spesifikasi Epson L210 ini bahkan disebutkan dapat mengeprint sampai 4000 halaman.

Kembali ke permasalahan. Printer Epson L210 berkedip indikator tintanya(blink) umumnya karena printer mendeteksi salah satu tinta atau tinta lainnya kosong, walaupun sebenarnya tinta tidak kosong karena sudah diisi ulang.

Pada Epson status monitor ada keterangan It is time to reset the ink levels seperti ditunjukkan pada capture berikut :


Untuk mengatasi masalah tersebut ikuti langkah-langkah berikut :

Pemasangan Wifi Lebih dari Satu Harus melihat Channel

Saat ini sudah menjadi hal biasa pemasangan wifi di rumah-rumah untuk berbagi akses internet dengan keluarga atau teman karena kepraktisan dan harga perangkat yang semakin terjangkau.  (berbeda dengan dulu wifi yang hanya ada di hotel, kampus atau tempat khusus lainnya. sekarang sudah menjadi hal yang umum, dan kita dapat dengan mudah melakukan pemasangan dan setting sendiri).

Ketika anda memasang wifi di rumah atau dimanapun lebih dari satu perangkat secara berdekatan, maka yang harus diperhatikan adalah  channelnya, karena kesalahan pemilihan channel akan menyebabkan koneksi menjadi lambat atau sangat lambat, karena terjadi saling interferensi dari masing-masing wifi tersebut.

Biasanya kalau kita mengeset/memasang wifi, jarang memperhatikan channel, kita hanya mengeset SSID (nama wifi), koneksi ke Internetnya/memilih provider, dan mengeset password. Sedangkan  channel tidak diset karena setting bawaan dari perangkatnya sudah diset secara Atomatis.
Hal tersebut di atas tidak masalah kalau tidak ada perangkat wifi lain yang berdekatan. dan/atau anda hanya akan memasang satu perangkat wifi.

Ketika setting Channel berada pada automatic seperti di atas, maka ketika ada perangkat wifi yang berdekatan, perangkat wifi anda akan secara otomatis memilih channel yang tidak dipakai, akan tetapi pada kenyataannya (mungkin tergantung merk/brand juga) auto channel tidak optimal masih terjadi interferensi bahkan terjadi tumpang tindih (menempati chanel yang sama dengan wifi yang sudah ada), sehingga koneksi menjadi tidak stabil bahkan putus sama sekali.

Untuk solusinya  harus diset channel secara manual. Login ke router akses point/wifi  anda, biasanya ada pada menu wireless. kemudian set channelnya pilih ke channel manual,
Pada wifi dengan standard 802.11 b,g,n yang berada di frekwensi 2,4 GHz memiliki channel 1 sampai 14.